Masa Lalu yang Kelam Club Barca

Sangat lumrah, bila Barca mengklaim selaku korban perang sipil. Mereka memang dipreteli. Tidak cuma bentuk manajemen, melainkan pula sifat klub itu sendiri.

Apalagi dibandingkan Madrid. Dengan klub sekota, Español, Barça juga diperlakukan bagaikan anak tiri.

Marca melabeli Español selaku klub yang” dilakukan oleh banyak orang yang dikenal bagus atas patriotismenya”. Sebaliknya, Barça merupakan klub yang memakai” olahraga sebagai corong kampanye”.

Pertandingan awal yang diselenggarakan di Les Corts( kandang Barça saat sebelum Camp Nou) sesudah perang yaitu melawan Athletic Bilbao pada 29 Juni 1939. Presiden interim Joan Solé Juliá, JenderalÁlvarez Arenas, Kapten Guardia Civil Manuel Bravo Montero, serta figur Kristen fasis Ernesto Giménez Caballero merupakan sebagian sosok penting yang terletak di tribun.

segenap pemain memasuki lapangan menjelang sepakmula pada jam 17. 00 durasi setempat. Mereka berjajar, mengarah bendera Spanyol yang terkini, Fasis Italia, dan Nazi- dua bendera terakhir dikira selaku” negara teman” yang” bersama- sama dengan kita menyelamatkan peradaban”.

Bendera dikerek, lagu kebangsaan berkemandang, angkat topi fasis terkembang. Menyusul setelah itu: tutur pembuka dari berbagai figur yang memakan durasi sampai satu setengah jam.”¡Viva Franco!¡Arriba España!”, cakap Solé Juliá dengan nyaring.

” Barcelona, dibaptis di perairan Yordan, disucikan oleh jiwa nasionalistis,( akhirnya) merambah ritual sepakbola,” catat Marca, melukiskan atmosfer, yang diklaim oleh Solé Juliá bagaikan Hari Pembebasan.

Agaknya, sinisme serta kebimbangan ekstra kepada Barça yang ditatap bagaikan bahaya untuk penguasa, terlahir dari asal usul klub itu sendiri. Pada 1919, mereka mensupport ide Hukum Catalunya dengan cara terbuka.

Pada 1925, Barça sempat mengadakan suatu peperangan percobaan coba bagaikan pengakuan terhadap paduan suara lokal, Orfeó Catalá. Golongan band pendamping dari Inggris, yang bertepatan tengah berhenti di dermaga, diundang memeriahkan kegiatan.

Kala kelompok pengiring memainkan lagu nasional Marcha Real, para pemirsa menyambutnya dengan siulan. Ternyata, lagu Kerajaan Inggris, God Save the King, malah diiringi gaduh tepuk tangan.

Kejadian ini mengundang amarah penguasa Spanyol. Barça dijatuhi pembatasan beraktifitas sepanjang 6 bulan.

Football Club Barcelona`dimatikan` pada Januari 1940. Mereka dituntut mengubah julukan jadi Barcelona Club de Fútbol; suatu julukan Castilla. 4 garis bendera Catalunya di logo dikurangi jadi 2.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *